Putus Cinta Tidak Perlu Sedih
Jangan pernah menyentuh hidup seseorang kalau itu hanya akan menghancurkan perasaannya.
Jangan pernah menatap matanya jika semua yang kamu lakukan hanya bohong.
Hal yang paling kejam adalah membiarkannya jatuh cinta sementara kamu tidak mencintainya.
Suatu hari, seseorang yang sedang putus cinta menangis di taman, saat itu datang seorang ahli filsafat bertanya padanya, “Kenapa kamu menangis?”
Orang itu menjawab, “Aku sangat sedih, kenapa dia meninggalkanku?”
Lalu ahli filsafat itu tertawa sambil berkata, “Kamu bodoh sekali!”
Lalu orang itu menjawab, “Kamu ini bagaimana? Aku sedang putus cinta sudah cukup menyedihkan, tak apalah kalau kamu tak membujukku, tapi kamu masih juga menertawaiku!”
“Bodoh, kamu tak perlu sedih, karena yang seharusnya sedih adalah dia,” kata orang filsafat.
Continue Reading…
Jangan pernah menatap matanya jika semua yang kamu lakukan hanya bohong.
Hal yang paling kejam adalah membiarkannya jatuh cinta sementara kamu tidak mencintainya.
Suatu hari, seseorang yang sedang putus cinta menangis di taman, saat itu datang seorang ahli filsafat bertanya padanya, “Kenapa kamu menangis?”
Orang itu menjawab, “Aku sangat sedih, kenapa dia meninggalkanku?”
Lalu ahli filsafat itu tertawa sambil berkata, “Kamu bodoh sekali!”
Lalu orang itu menjawab, “Kamu ini bagaimana? Aku sedang putus cinta sudah cukup menyedihkan, tak apalah kalau kamu tak membujukku, tapi kamu masih juga menertawaiku!”
“Bodoh, kamu tak perlu sedih, karena yang seharusnya sedih adalah dia,” kata orang filsafat.
Continue Reading…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar